PDI P Rajai Pilkada Serentak 2018


PDI Perjuangan menjadi partai yang paling banyak memenangkan kadernya sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah melalui pilkada serentak tahun 2018.

"Hal ini menunjukkan keberhasilkan kaderisasi secara sistematis yang dilakukan PDI Perjuangan," Sekretaris Badan Pendidikan dan Latihan Pusat (Badiklatpus) DPP PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, melalui pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (30/6).

Eva mengatakan hal itu menanggapi hasil yang dicapai PDI Perjuangan pada penyelenggaraan pilkada di 171 daerah pada 27 Juni lalu. Dari pelaksanaan pilkada serentak tersebut, PDI Perjuangan berhasil menempatkan sebanyak 78 kadernya menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Pada pilkada provinsi, PDI Perjuangan menang di enam provinsi dari 17 pilkada provinsi, meliputi Jawa Tengah, Bali, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

"Dari enam provinsi tersebut ada empat kader partai yang menjadi gubernur dan tiga kader partai yang menjadi wakil gubernur," katanya.

Kemudian, di tingkat kabupaten/kota, dari 154 daerah yang menyelenggarakan pilkada, PDI Perjuangan berpartisipasi di 151 daerah dan hasilnya menang di 91 daerah.

"Dari 91 daerah yang dimenangkan, ada 33 kader partai menjadi bupati/walikota serta 38 kader partai menjadi wakil bupati/wakil walikota," katanya.

Menurut Eva, banyaknya kader partai yang terpilih menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah, menunjukkan keberhasil kaderisasi yang dilakukan PDI Perjuangan.
Anggota Komisi XI DPR RI ini menjelaskan, PDI Perjuangan sejak memutuskan sebagai partai kader melalui kongres di Bali pada 2014 menjadikan Badan Pendidikan dan Latihan Pusat (Badiklatpus) sebagai lembaga strategis dalam melakukan kaderisasi.

"Badiklatpus bertanggung jawab menyiapkan kader untuk internal yakni menjadi pengurus partai maupun menyiapkan kader untuk legislatif dan eksekutif, termasuk melakukan kaderisasi khusus perempuan," katanya.

Eva menegaskan hasil pilkada serentak 2018 menunjukkan hasil kerja Badilklatpus selama empat tahun terakhir membuahkan hasil yang patut disyukuri.

"PDI Perjuangan menjadi partai yang paling banyak menempatkan para kadernya sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, sebanyak 78 orang," katanya.

Menurut dia, para kader yang terpilih menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah, telah disiapkan secara sungguh-sungguh dan sistematis melalui sekolah partai yang di dalamnya ada pembekalan ideologi dan teknis tata kelola pemerintahan.

"Bukti dari hasil pendidikan tersebut, tidak satu pun calon kepala daerah dari PDI Perjuangan mengusung isu SARA, tetapi fokus pada gagasan-gagasan pembaharuan demi terwujudnya keadilan sosial," katanya.

Via gesuri.id